Operator dan regulator boleh saja telah memastikan bahwa secara umum jaringan telekomunikasi siap untuk menyambut musim mudik.
Namun bukan berarti regulator tidak was-was akan implementasi yang akan berjalan nantinya. Masih ada beberapa hal yang mereka waspadai.
Berikut 3 kendala yang diprediksi Kementerian Komunuikasi dan Informatika akan mempengaruhi kualitas pelayanan penyelenggara telekomunikasi saat kepadatan di Hari Raya Idul Fitiri:
1. Ketersediaan pasokan listrik untuk BTS/RBS/Node-B, BSC dan MSC.
Dari pengecekan, dengan adanya BTS/RBS/Node-B yang pasokan listriknya terkendala terjadi pelemahan sinyal. Untuk mengantisipasi hal ini, penyelenggara telekomunikasi harus menyiapkan cadangan listrik dan generator set, termasuk menyiapkan bahan bakar untuk generator.
2. Perubahan pola trafik.
Dengan tradisi mudik, maka akan terjadi perubahan pola trafik originasi, dari kota-kota besar ke kota-kota kecil/desa. Sehingga, kapasitas jaringan di kota-kota besar akan menjadi agak tidak padat, namun sebaliknya akan menjadi padat di jalur-jalur mudik dan kota-kota tujuan.
3. Tingkat dan titik kemacetan.
Kualitas pelayanan telekomukasi akan dipengaruhi juga akibat kemacetan, yang selain membuat perjalanan terhambat, juga trafik akan terkonsentrasi pada BTS/RBS/Node-B daerah yang macet tersebut.
Adapun tempat-tempat yang berpotensi terjadi kemacetan dan membuat kualitas pelayanan terganggu meliputi: tol Jakarta-Cikampek, Nagrek, Merak dan wilayah Indramayu.
Namun bukan berarti regulator tidak was-was akan implementasi yang akan berjalan nantinya. Masih ada beberapa hal yang mereka waspadai.
Berikut 3 kendala yang diprediksi Kementerian Komunuikasi dan Informatika akan mempengaruhi kualitas pelayanan penyelenggara telekomunikasi saat kepadatan di Hari Raya Idul Fitiri:
1. Ketersediaan pasokan listrik untuk BTS/RBS/Node-B, BSC dan MSC.
Dari pengecekan, dengan adanya BTS/RBS/Node-B yang pasokan listriknya terkendala terjadi pelemahan sinyal. Untuk mengantisipasi hal ini, penyelenggara telekomunikasi harus menyiapkan cadangan listrik dan generator set, termasuk menyiapkan bahan bakar untuk generator.
2. Perubahan pola trafik.
Dengan tradisi mudik, maka akan terjadi perubahan pola trafik originasi, dari kota-kota besar ke kota-kota kecil/desa. Sehingga, kapasitas jaringan di kota-kota besar akan menjadi agak tidak padat, namun sebaliknya akan menjadi padat di jalur-jalur mudik dan kota-kota tujuan.
3. Tingkat dan titik kemacetan.
Kualitas pelayanan telekomukasi akan dipengaruhi juga akibat kemacetan, yang selain membuat perjalanan terhambat, juga trafik akan terkonsentrasi pada BTS/RBS/Node-B daerah yang macet tersebut.
Adapun tempat-tempat yang berpotensi terjadi kemacetan dan membuat kualitas pelayanan terganggu meliputi: tol Jakarta-Cikampek, Nagrek, Merak dan wilayah Indramayu.
{ 0 komentar... Views All / Send Comment! }
Posting Komentar